Archive Page 2

26
Nov

Asah Otak

Wuih, senangnya bisa updating blog Friendster lagi!

Tuntutan pekerjaan & rutinitas yang semakin menyibukkan saya, ditambah dengan banyaknya user yang beralih ke Facebook sempat membuat saya sedikit melupakan Friendster dan tak sempat blogging. Padahal di dalam otak saya sudah terekam tema-tema yang rencananya akan saya angkat dalam blog ini, diantaranya isu kiamat tahun 2012, fenomena badai matahari, kisah liburan weekend ‘termahal’ saya ke Bandung, hingga hal yang privasi sekalipun, berupa kisah roman saya. Bahkan beberapa teman menyarankan agar saya mengambil artikel dari majalah atau internet untuk dijadikan materi blog (seperti beberapa blog yang sering saya temukan). Tapi itu kan namanya menyalin (copy). Saya tidak ingin menjadi seorang blogger jiplakan. Kalaupun ide blog datang dari sebuah artikel, saya akan sampaikan dengan gaya bahasa dan penulisan saya sendiri… Berusaha kreatif gitu ceritanya. Tapi sekali lagi, waktu yang sempit membuat saya harus membiarkan rencana itu menguap begitu saja. Jika dipaksakan juga, akan membuat otak ini semakin pusing.

Ngomongin tentang otak… tahukah Anda apa yang bisa dilakukan dengan otak Anda? Berpikir… tentu saja. Tapi cara berpikir yang seperti apa? Anda akan terkejut -mungkin juga bangga & terkagum- jika mengetahui apa yang sebenarnya bisa dilakukan dengan otak Anda. Anda bisa mengembangkan potensi Anda menuju ke level selanjutnya dari kecerdasan & kebijaksanaan pola pikir Anda.

Dari mulai sekolah dasar dulu, kita selalu mendapatkan semacam doktrin bahwa manusia adalah makhluk yang tercerdas di bumi (atau alam semesta?). Alasannya, manusia itu dibekali Tuhan dengan otak yang ukurannya bisa dibilang tidak terlalu besar, namun memiliki jumlah sel yang sangat banyak. Mungkin yang paling banyak dibandingkan dengan makhluk-makhluk lain. Inilah yang mendasari hal tersebut. Kecerdasan ataupun kepintaran makhluk hidup tidak ditentukan dari besarnya ukuran atau volume otak. jika itu yang terjadi, mungkin ikan paus-lah yang seharusnya menjadi makhluk terpintar di bumi. Makhluk mamalia ini memiliki bobot otak sekitar 9 kg. Bandingkan dengan otak manusia yang hanya berbobot 1,25 - 1,45 kg. Ukuran otak yang besar diperlukan untuk menggerakkan bagian tubuh dengan otot yang lebih besar. Bahkan dalam penelitian lebih lanjut, volume otak manusia semakin mengecil seiring berjalannya waktu. Kecerdasan ditentukan dari jumlah sel otak. Menurut buku Super Great Memory -sekuel dari buku Super Genius Memory yang ditulis oleh Irwan Widiatmoko, seorang Master Trainer di Brains Power Indonesia, pemegang rekor pertama MURI kategori daya ingat, otak manusia terdiri dari sekitar 1 triliun sel yang terdiri dari 100 miliar sel aktif dan 900 miliar sel yang menghubungkannya. Berikut fakta tentang otak kita yang (mungkin) akan membuat Anda tercengang :

  • jika setiap detik 10 informasi dimasukkan ke dalam otak kita hingga 100 tahun, otak manusia masih belum terisi separuhnya;
  • kapasitas otak manusia adalah angka ‘1′ diikuti angka ‘0′ ukuran standar yang panjangnya 100.000 kilometer. Panjang angka ‘0′ tersebut sama dengan 14 kali jarak bumi-bulan;
  • jumlah sel otak dapat berkurang tetapi juga dapat bertambah;
  • ahli jiwa pada tahun 1950 menyimpulkan bahwa hanya 50% potensi dari otak yang dipakai manusia, tahun 1970 sebesar 10%, tahun 1980 sebesar 1%, tahun 1990 sebesar 0,1%, dan (hingga) saat ini adalah 0,0001%. Penyebab turunnya penggunaan otak bukan disebabkan faktor manusia tetapi karena alat yang digunakan untuk mengukur semakin canggih.

Hal paling menarik perhatian saya adalah poin terakhir yang intinya menyebutkan bahwa sebenarnya manusia tidak memaksimalkan daya kerja otak mereka. Menurut sebuah artikel lain yang saya baca, seorang jenius seperti Albert Einstein mempunyai jumlah sel ‘glia’ 73 persen lebih banyak dari orang normal. Sedangkan adik-adik kita yang berbakat menjuarai berbagai macam olimpiade sains, mampu menggunakan sekitar 5 persen sel ‘glia’ dalam otak mereka. Wow, luar biasa bukan?!

Sayangnya, saya tidak menemukan artikel mengenai penelitian tentang kegiatan dan hal-hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan otak kita. Saya hanya banyak menemukan artikel mengenai cara pemeliharaan fungsi otak kita, diantaranya :

  • Rajin-rajinlah membaca. Apapun itu, komik, novel, koran, majalah, dll. Semakin sering kita membaca, di dalam otak kita akan tersimpan informasi terbaru. Novel/komik bersambung juga melatih otak untuk mengingat detil-detil cerita sebelumnya dan menghubungkannya dengan cerita selanjutnya.
  • Menonton berita tentang kasus yang sama di saluran televisi & media yang berbeda. Dengan begini, otak kita akan dilatih untuk berpikir, apa sebenarnya yang terjadi? Bagaimana detil rangkaian kisah itu terbentuk?
  • Bermain puzzle atau mengisi kolom teka-teki silang.
  • Pelajarilah sesuatu yang baru & cobalah menguasainya. Misal : Ambil kursus bahasa asing, komputer, atau musik, dll.
  • Berusahalah berkreasi, apapun jenisnya. Misal : blogging, menulis artikel, menggambar, designing, dsb. Hal ini akan merangsang otak Anda untuk berpikir & berinovasi.
  • Hindari stres karena stres mengurangi kemampuan otak dalam berpikir logis.
  • Mengkonsumsi makanan dan minuman dengan kandungan gizi & mineral seimbang. Khususnya Omega 3 yang banyak terdapat pada ikan laut atau minyak ikan.
  • minum air putih minimal 2 liter/hari.
  • istirahat yang cukup.
  • menanggapi setiap hal dengan logis & rasional, bukannya menanggapi dengan enteng dan sepele. Hal ini melatih otak kita untuk berpikir dan bereaksi secara benar.

Nah, tuh sebagian kiat agar otak kita tetap fresh dan terhindar dari alzheimer di hari tua. Jadi mulai sekarang, gunakan dan rawat otak kita, karena otak adalah investasi terbesar dalam hidup. Tidak peduli siapa Anda dan terlepas dari suku/ras Anda, otak Anda punya kemampuan yang sangat luar biasa jika Anda bersedia & mampu menggunakannya dengan benar. Jadi, jangan mau lagi dibilang manusia tak berotak karena sesungguhnya kita adalah makhluk tercerdas di bumi. Subhanallah!

Salam,

ARISANDY JOAN HARDIPUTRA, S.E.

(dari berbagai sumber)

Kunjungi juga profil saya di Facebook (www.facebook.com/coreycen).